Pentingnya parenting sejak dini

Saat pertama kali menjadi seorang ibu, saya sempat mengira parenting itu hanya sebatas mengasuh anak, mulai dari makan, mandi, hingga menjaga kesehatannya.

Namun seiring waktu berlalu baru saya mulai menyadari bahwa parenting anak ternyata jauh lebih luas dari sekadar memenuhi kebutuhan fisik.

Parenting adalah perjalanan panjang yang dimulai bahkan sebelum anak lahir. Bukan hanya tentang menjaga agar anak tetap kenyang dan bersih, tetapi juga bagaimana kita menuntunnya menjadi pribadi yang baik, berkarakter, dan bahagia.

Sampai saat ini pun setelah memiliki 3 anak, saya masih terus belajar, masih sering salah, dan kadang merasa kewalahan.

Namun justru di situlah saya paham, parenting adalah proses yang menumbuhkan bukan hanya anak, melainkan juga orang tua.

Nah, di Jurnal Bunda kali ini saya ingin sedikit mengulas tentang apa itu parenting, apa pentingnya parenting sejak dini dan sharing tips parenting yang selama ini saya pelajari dan berusaha terapkan.

Apa itu Parenting Anak?

Tips parenting anak sejak dini

Sama seperti saya, Bunda pun mungkin beranggapan parenting hanya soal cara mengasuh anak. Padahal sejatinya, parenting adalah pendidikan dan pembentukan karakter yang dilakukan secara sadar dan berkesinambungan.

Parenting mencakup:

  • Bagaimana orang tua menanamkan nilai moral dan etika pada anak
  • Bagaimana orang tua mengajarkan kemandirian, rasa empati, dan kepercayaan diri anak
  • Bagaimana orang tua menciptakan lingkungan aman dan penuh cinta agar anak bisa mengeksplorasi dunianya.

Berdasarkan teori yang saya baca, ada 4 gaya parenting yang umumnya diterapkan oleh para orang tua :

  • Authoritative (tegas tapi hangat)

Orang tua memberi aturan yang jelas, tapi tetap responsif terhadap kebutuhan anak. Ini dianggap paling seimbang karena menumbuhkan disiplin sekaligus kepercayaan diri.

  • Permissive (serba boleh)

Anak dibiarkan bebas hampir tanpa batas. Mungkin terasa “ramah”, tapi berisiko membuat anak kurang disiplin.

  • Authoritarian (keras dan kaku)

Orang tua menuntut ketaatan mutlak. Anak memang patuh, tapi bisa tumbuh dengan rasa takut atau kurang percaya diri.

  • Neglectful (cuek)

Minim perhatian dan arahan. Ini jelas bukan pilihan sehat karena anak bisa merasa tidak aman.

Kira-kira gaya parenting yang mana yang Bunda terapkan? Saya sendiri cenderung mencoba gaya parenting ideal yaitu authoritative.

Sayangnya tidak selalu berhasil. Ada hari-hari ketika kesabaran saya habis, dan saya tidak bisa mengontrol emosi. Tapi yah justru itulah realita parenting, tidak ada yang sempurna, tapi yang penting kita tetap berusaha.

Mengapa Parenting Sejak Dini Itu Penting?

Mungkin ada diantara Bunda yang berpikir,

“Ah, nanti saja pas anak sudah sekolah baru diajarkan aturan. Lagipula anak saya masih bayi, belum ngerti apa-apa”

Duh, jangan yah! Saya juga waktu anak pertama berpikirnya begitu. Alhasil saya kewalahan sendiri mengatur dan mendisiplinkan anak pertama saya yang sekarang sudah duduk di bangku SD karena gak dikenalkan aturan sejak dini.

Of course, akan lebih baik jika pondasi kepribadian anak dibangun sejak tahun-tahun pertama kehidupannya. Kenapa?

Faktanya, bayi dan balita punya otak yang sedang berkembang sangat cepat. Interaksi hangat, pelukan, dan komunikasi yang kita berikan setiap hari menjadi “bahan baku” pembentukan koneksi saraf di otaknya.

Menurut penelitian, pengalaman positif sejak dini berpengaruh pada kecerdasan emosional, kemampuan sosial, hingga prestasi akademik di kemudian hari.

Selain itu, kebiasaan kecil yang kita bentuk sejak awal akan menjadi karakter anak ketika besar.

Misalnya, membiasakan anak mengucapkan “tolong” dan “terima kasih” sejak bisa bicara, lama-lama membuatnya tumbuh menjadi anak yang sopan tanpa harus dipaksa.

Jadi, parenting sejak dini bukan hanya penting tapi krusial untuk masa depan anak.

Tips Parenting ala Jurnal Bunda

Berikut beberapa tips yang saya pelajari selama menjalani peran sebagai ibu muda semoga bisa membantu Bunda yang juga sedang berproses:

Bangun Komunikasi Sejak Awal

Bayi mungkin belum bisa berbicara, tapi mereka paham kasih sayang lewat suara dan sentuhan.

Bicaralah pada anak sejak ia lahir, meski hanya menceritakan apa yang sedang kita lakukan. Saat anak tumbuh, biasakan mendengarkan ceritanya dengan penuh perhatian. Komunikasi yang baik menumbuhkan rasa percaya dan kedekatan.

Konsisten dengan Aturan Sederhana

Anak butuh kejelasan. Buat aturan yang singkat dan mudah dipahami, seperti jam tidur atau waktu menonton TV. Konsistensi membuat anak merasa aman, sekaligus belajar bahwa setiap tindakan punya konsekuensi.

Misalnya, jika waktu tidur adalah pukul 9 malam, kita berusaha menepati itu setiap hari.

Jadilah Contoh, Bukan Hanya Pemberi Perintah

Anak belajar dengan meniru. Bahkan anak adalah peniru yang ulung. Jika kita ingin anak sopan, tunjukkan perilaku sopan dalam keseharian.

Ucapkan terima kasih, minta maaf ketika salah, dan tunjukkan empati pada orang lain. Kata-kata saja tidak cukup, tindakan kita jauh lebih kuat.

Berikan Pujian yang Tulus

Alih-alih hanya memuji hasil, hargai proses dan usaha anak.Misalnya, “Bunda bangga kakak udah pinter beresin mainan,” meskipun belum rapi. Pujian yang tulus menumbuhkan rasa percaya diri dan motivasi dari dalam, bukan sekadar ingin mendapatkan hadiah.

Sediakan Waktu Berkualitas

Banyak orang tua sibuk, saya pun sama. Tapi saya belajar bahwa kualitas waktu lebih penting daripada kuantitas.

Sepuluh menit bermain bersama tanpa gangguan ponsel bisa lebih berarti daripada satu jam yang dihabiskan sambil scroll media sosial

Kelola Emosi Diri

Anak sering jadi cermin emosi kita. Saat kita stres atau marah, mereka bisa ikut gelisah. Itu sebabnya belajar menenangkan diri sebelum merespons perilaku anak sangat penting.

Tarik napas, hitung sampai sepuluh, atau ambil jeda sejenak. Ini membantu anak belajar bahwa emosi bisa diatur, bukan meledak-ledak.

Dukung Tumbuh Kembang Anak

Untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, lingkungan rumah berperan sama pentingnya dengan pola asuh di dalam keluarga.

Lingkungan yang nyaman bisa membuat anak lebih leluasa bergerak aktif. Apalagi jika didukung dengan fasilitas yang memadai dan ramah anak.

Seperti yang terdapat di New City Summarecon Tangerang. Sebagai kawasan terpadu yang hadir dengan hunian dan berbagai fasilitas yang dirancang untuk mendorong anak aktif bergerak sekaligus belajar dari alam sekitarnya.

Di New City Summarecon Tangerang tersedia fasilitas kawasan berupa area hijau terbuka,  jalan bulevar yang lebar dan jalur khusus pejalan kaki (pedestrian friendly/walkable township), serta enam danau besar yang memberikan kesempatan si kecil untuk berinteraksi dengan alam, mengasah rasa ingin tahu, sekaligus melatih kemampuan motorik.

Setiap hari anak-anak bisa bermain dan bereksplorasi di lingkungan yang aman, asri, dan menyenangkan, sebuah kombinasi penting untuk perkembangan fisik dan mental mereka.

Bagi Bunda dan keluarga yang tengah mencari hunian ramah anak, Summarecon Tangerang menawarkan beragam cluster pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Mulai dari Briza Lakes, yang cocok untuk keluarga muda dengan suasana tenang dan segar, hingga Havena Lakes, yang menghadirkan nuansa resor mewah untuk pengalaman tinggal yang lebih eksklusif dan nyaman.

Setiap kluster di Summarecon Tangerang dirancang dengan fasilitas premium seperti one gate system, clubhouse dengan kolam renang dan children playground.

Berada di lokasi super strategis, hanya sekitar 200 meter dari akses Tol Bitung dan Tol Jakarta–Tangerang dan dapat ditempuh sekitar 15 menit dari Summarecon Serpong.

Untuk urusan kuliner, kawasan ini juga menawarkan pilihan menarik seperti RM Salero Denai dan Kopi Q, tempat sempurna untuk bersantai bersama keluarga.

Hadir pula yang paling baru dan jadi sorotan, yaitu Cluster Rona Homes.  Dengan harga mulai Rp800 jutaan sudah bisa memiliki hunian dengan area belakang yang fleksibel sehingga mudah disesuaikan dengan kebutuhan, entah sebagai taman, ruang kerja, atau area bermain anak.

Cluster terbarunya ini mengusung konsep rumah tumbuh dengan desain arsitektur modern tropis modern yang menghadirkan kenyamanan untuk keluarga muda.

Kesimpulan

Menerapkan tips parenting yang tepat memang butuh usaha dan konsistensi. Namun, lingkungan yang mendukung juga sama pentingnya. New City Summarecon Tangerang hadir sebagai pilihan hunian ideal untuk menunjang gaya hidup sehat sekaligus mendukung perkembangan optimal anak-anak di tengah suasana yang nyaman dan asri.

Saatnya wujudkan rumah impian yang mendukung tumbuh kembang si kecil!

Yuk, temukan hunian ramah anak dengan fasilitas lengkap di New City Summarecon Tangerang.

Sekian Jurnal Bunda kali ini

By admin

Halo, selamat datang di blog jurnal bunda. Tempat bunda berbagi cerita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *