Pengalaman Mengasuh Anak Speech Delay bersama Generos

pengalaman mengasuh anak speech delay

Pengalaman mengasuh anak speech delay. Sedih rasanya menyadari perkembangan bicara Zhaf tidak seperti anak-anak seusianya. Di usia 3 tahun teman-teman sebayanya rata-rata sudah lancar berbicara.

Ada yang pandai menyanyikan lagu tanpa terpotong, menghapal beberapa surah pendek dan doa sehari-hari, mengucapkan kalimat panjang, sementara Zhaf?

Jangankan menyanyikan sebuah lagu atau menghapal surah, menyusun 2-3 kalimat pun masih sering salah dan terbalik.

Di usianya yang lebih dari 3 tahun dia masih belum mampu menyusun kalimat panjang. Kosa kata yang dia ketahui pun masih terbatas.

Sungguh, saya menganggap keterlambatan Zhaf dalam berbicara ini merupakan ujian sekaligus kekhilafan saya.

Saya merasa belum maksimal mengawal tumbuh kembang si sulung hingga dia mengalami keterlambatan bicara.

Ya, anak pertama saya terindikasi mengalami speech delay, tapi hal tersebut tidak lantas membuat saya berputus asa.

Saya tidak ingin larut dalam kesedihan. Rasanya juga tidak adil bila saya membandingkan Zhaf dengan anak-anak yang lain. Bukankah setiap anak memiliki tumbuh kembangnya masing-masing?

Akan lebih bijak bila saya membandingkan anak dengan cara yang baik yaitu dengan dirinya sendiri. Fokus mengamati perkembangan bicaranya dari hari ke hari lalu membandingkan, apakah hari ini ada peningkatan dari hari kemarin atau tidak? Pun berusaha mencari cara terbaik agar Zhaf bisa mengejar ketertinggalannya.

Saya tahu, mengasuh anak yang mengalami speech delay memiliki tantangan tersendiri. Sudah pasti sulit, namun bukan berarti tidak bisa.

Dan inilah cerita saya dalam mengasuh anak speech delay beserta ikhtiar terapi yang saya terapkan untuk Zhaf di rumah.

Pengalaman Mengasuh Anak Speech Delay 

Setiap orang tua tentu berharap buah hatinya dapat tumbuh sehat dan perkembangannya optimal tanpa hambatan. Saya pun berharap demikian.

Merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya setiap menyaksikan tahapan tumbuh kembang Zhaf.

Saat pertama kali dia merangkak. Saat pertama dia melangkahkan kaki tanpa berpegangan. Saat pertama dia menyebutkan kata “ayah”, “bunda”.

Semua momen pertama dia menunjukkan kemampuannya itu terekam jelas dalam ingatan. Menjadi momen indah yang tak terlupakan.

Saya pun takjub melihat tumbuh kembangnya yang begitu pesat. Dia telah tumbuh menjadi anak yang super aktif, walau belum mampu merangkai kalimat panjang tapi suaranya yang paling lantang.

Kalau bermain dengan teman sebayanya yang sudah fasih berbicara, suaranya yang malah terdengar paling keras padahal tidak jelas apa yang dia ucapkan.

Untungnya Zhaf anak yang pemberani dan tidak pemalu hanya saja kondisi speech delay membuatnya tertinggal dari teman-temannya.

Menyadari anak mengalami keterlambatan bicara jelas menimbulkan kekhawatiran. Belum lagi ditambah dengan komentar pedas orang-orang yang menyoroti perkembangan bicara Zhaf yang tidak sesuai dengan anak seumurannya.

Namun saya berusaha untuk mengacuhkan semua komentar yang menyakitkan itu. Yang penting bagi saya sekarang adalah fokus mengasuh dan menangani keterlambatan bicara yang dialami Zhaf.

Tantangan bagi saya dan ayahnya untuk berusaha memahami kata-kata Zhaf yang sulit dipahami. Karena belum pandai mengkomunikasikan keinginannya dengan jelas dia pun jadi anak yang kerap tantrum.

Harus saya akui, kesalahan terbesar saya yang menjadi salah satu faktor penyebab Zhaf mengalami gangguan bicara adalah membiarkannya terpapar gadget terlalu dini.

Masalah gadget ini juga sering menjadi drama dalam proses menstimulasi Zhaf karena kami mulai membatasi screen time untuknya.

Perjuangan untuk mengatasi speech delay secara mandiri di rumah pun tidak kalah beratnya. Sungguh membutuhkan kesabaran yang tinggi.

Ikhtiar Mengatasi Speech Delay Si Sulung

waspada speech delay

Apa anak saya mengalami speech delay? Itu pertanyaan pertama yang muncul di benak saya ketika mendapati Zhaf belum bisa menyusun 2-3 kata di usia 2 tahun.

Saat itu sebenarnya sudah muncul kekhawatiran di hati, namun mendengar pengalaman ibu-ibu lain yang anaknya menginjak 3 tahun baru fasih bicara membuat saya sedikit menaruh harapan.

Ah, mungkin pas menginjak usia 3 tahun baru Zhaf bisa lancar bicara. Yang penting saya rajin stimulasi, pasti bisa mendorong perkembangan bicaranya. Begitu pikir saya saat itu.

Namun setelah memasuki usia 3 tahun kemampuan bicara Zhaf belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Dilansir dari KidsHealth.org, anak yang mengalami speech delay mungkin dapat mengucapkan beberapa kata dengan baik tetapi mereka kesulitan untuk menyusunnya menjadi suatu kalimat yang baik.

Selain itu, anak yang mengalami keterlambatan bicara juga kerap menggunakan kata-kata dan frasa untuk mengekspresikan ide-ide tetapi sulit untuk dipahami.

Ya, di usianya yang sudah masuk 3 tahun, Zhaf belum mampu menyusun kalimat dengan baik, kata-kata yang dia ucapkan pun masih tidak jelas.

Walau belum sempat membawanya ke dokter tumbuh kembang anak untuk diperiksa tapi saya mulai curiga, kemungkinan Zhaf mengalami keterlambatan bicara apalagi setelah mencari tahu berbagai referensi terkait perkembangan bahasa anak seusianya.

Jika sesuai dengan perkembangan bahasa anak usia 3 tahun, Zhaf setidaknya sudah mampu merangkai kalimat panjang minimal 2-3 kata dengan baik, bicaranya sudah jelas, mudah dimengerti bahkan bisa menceritakan cukup rinci hal-hal yang dialaminya.

Namun, kemampuan bicara Zhaf ternyata belum sampai di situ. Karena itu saya menyimpulkan bahwa si sulung terindikasi speech delay. Menyadari kenyataan tersebut, sebagai orang tua tentu saya harus mengambil langkah yang tepat.

Nah, jika menemukan tanda-tanda speech delay pada anak sebaiknya memang dikonsultasikan langsung dengan dokter ahli agar si kecil mendapat penanganan yang tepat sesuai kondisinya namun saat itu ayahnya sibuk sekali sehingga kami belum sempat membawanya ke dokter.

Saya kemudian mencari berbagai referensi terpercaya terkait cara mengatasi masalah keterlambatan bicara. Selain terapi wicara, orang tua juga bisa membantu menangani speech delay si kecil dengan memberikan stimulasi.

Akhirnya sebelum mengunjungi dokter anak, saya memutuskan ikhtiar terlebih dahulu dengan pemberian stimulasi yang rutin di rumah.

Beberapa stimulasi yang rutin saya lakukan adalah membatasi screen time, membacakan buku, serta melakukan berbagai permainan mengasah otak dan mengatasi speech delay untuk anak usia 3 tahun seperti menemaninya bermain balok, mewarnai, puzzle, flash card, dan lain sebagainya.

Selain itu saya juga mencari suplemen yang bagus untuk anak speech delay. Ketemulah saya dengan Generos. Pertama kali tahu vitamin otak ini dari postingan blog teman yang sharing pengalaman mengatasi speech delay dan di postingannya itu dia merekomendasikan Generos.

Saat baca itu saya langsung tertarik, ditambah lagi saya suka nonton konten-kontennya Shabira Lula di Tiktok. Gemes banget deh dengan si Shabira ini, usianya lebih muda dari Zhaf tapi kemampuan bicaranya maa syaa Allaah luar biasa, fasih sekali.

Dari akun Tiktoknya itu saya jadi tahu kalau si Shabira yang suka buat konten dengan ayahnya ini juga mengonsumsi Generos. Semakin yakin lah saya memberikan Zhaf suplemen yang sama.

Setelah dikonsumsi selama kurang lebih sebulan ternyata ada perubahan. Kemampuan bicara Zhaf mulai meningkat. Biasanya kalau diajak bicara atau disuruh meniru ulang apa yang saya atau ayahnya ucapkan, dia diam saja.

Tapi semenjak konsumsi Generos tanpa disuruh malah dia sendiri yang kadang suka ikut-ikutan meniru apa yang kami ucapkan. Kosa kata yang dia ketahui juga bertambah banyak. Adanya peningkatan itu yang membuat saya dan suami memutuskan untuk lanjut ikhtiar menangani speech delay Zhaf di rumah dengan bantuan Generos.

Mengenal Generos Suplemen untuk Atasi Speech Delay

Generos mengatasi speech delay

Genius for Neuron atau lebih dikenal dengan nama Generos adalah vitamin otak yang diformulasi khusus untuk mengatasi speech delay sekaligus sehingga dapat menunjang tumbuh kembang anak di masa generasi emas.

Fungsi utama Generos vitamin otak adalah membantu mengatasi gangguan terlambat bicara atau speech delay, gangguan belajar, autis dan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder).

Dari pengertian di atas jelas Generos bukan obat melainkan suplemen atau vitamin yang dapat membantu anak mengalami masalah keterlambatan bicara, gangguan belajar, autis maupun ADHD.

Namun manfaat Generos tidak hanya itu saja. Dari artikel bertajuk Manfaat Generos beserta Khasiat dan Bahan-Bahannya saya menemukan sederet manfaat Generos lainnya, yaitu mampu meningkatkan konsentrasi, daya ingat, daya paham, kreativitas, bakat, hormon, karakter positif, prestasi, dan menstabilkan emosi.

Semua manfaat tersebut tersebut berasal dari 5 kebaikan alami yang terkandung dalam Generos, yaitu :

  • Ikan Zidat, memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi sehingga dikenal juga sebagai ratunya gizi. Ikan ini mengandung omega 3, vitamin B1, B2 dan protein albumin.
  • Pegagan, khasiatnya sangat bagus untuk otak. Zat asioticasida yang terdapat pada pegagan dapat menstimulasi pertumbuhan otak sehingga jika mengonsumsinya anak dapat berubah menjadi periang, aktif, komunikatif dan kooperatif.
  • Madu hutan, bukan madu biasa, mengandung 3 probiotik alami yaitu Lactobacillus kunkeei, Lactobacillus SP dan Lactobacillus vermiform yang bagus untuk meningkatkan kemampuan pencernaan manusia.
  • Mengkudu, berkhasiat untuk menangkal radikal bebas pada otak, meningkatkan kecerdasan berpikir dan dapat mencegah berbagai penyakit yang diakibatkan faktor degeneratif.
  • Temulawak, mengandung zat germakron yang berfungsi meningkatkan saraf pusat. Tanaman ini juga kaya akan kandungan flavonoid yang mampu meningkatkan rangsangan otak dan nafsu makan pada anak.

Testimoni Generos Mengatasi Speech Delay

testimoni generos

Generos mengatasi speech delay benar terbukti. Saya menyaksikan sendiri perubahan yang dialami Zhaf setelah mengonsumsi vitamin otak ini.

Saya ingat waktu pertama kali memberikan Zhaf Generos, bicaranya masih sangat minim. Kosa kata yang dihapalnya juga sangat terbatas. Belum bisa menyusun kalimat sederhana 2-3 kata yang seharusnya sudah bisa dia lakukan saat usia 2 tahun.

Namun setelah dibantu dengan stimulasi serta pemberian Generos, kemampuan bicaranya mulai meningkat. Walau belum sepenuhnya lancar tapi setidaknya perkembangan bicaranya kini jauh lebih baik.

Dia sudah hapal semua jenis warna, sudah pandai berhitung hingga puluhan, sudah mengenal beberapa abjad maupun huruf hijaiyyah dan bisa menyebutkan berbagai jenis hewan maupun tumbuh-tumbuhan.

Senangnya lagi karena sekarang Zhaf juga sudah bisa menyampaikan keinginannya dengan agak jelas. Walau susunan kata-katanya masih belepotan tapi setidaknya dia sudah dapat merangkai kalimat lebih dari 3 kata.

Dengan perkembangan bahasanya yang sekarang saya excited dan optimis tidak lama lagi Zhaf juga akan pandai bercerita panjang lebar seperti teman-temannya.

Saya merasa sangat bersyukur mengenal Generos, karena saya sadari melakukan terapi maupun stimulus tidak akan optimal tanpa ditunjang dengan nutrisi yang tepat.

Generos sendiri bekerja dengan membantu merangsang saraf verbal anak untuk lancar bicara dan menutrisi perkembangan kecerdasan pada anak sehingga dapat menjadi solusi bagi orang tua yang anaknya mengalami keterlambatan bicara.

Oh ya, waktu pertama kali mengonsumsi Generos saya memberikannya ke Zhaf dengan cara meneteskan larutan Generos (sesuai aturan pemakaian) ke satu sendok air hangat lalu mencampurnya ke dalam susu.

Tadinya mau saya teteskan langsung ke mulutnya karena dikira obat. Namun belakangan dia mau juga langsung diteteskan ke mulutnya karena setelah dicicip ternyata rasa Generos ini memang enak walau agak asam.

Kini, Generos sudah menjadi teman yang membersamai saya dalam mendampingi dan mengasuh Zhaf. Khasiatnya yang tinggi membuat saya percaya vitamin ini dapat membantu mengatasi gangguan bicara si Sulung.

Bahkan misalkan Zhaf sudah lancar bicara saya akan tetap memberikannya Generos sebagai penunjang kebutuhan nutrisi untuk kembang optimal dan kecerdasan otaknya.

Penutup

Demikian sharing saya mengenai pengalaman mengasuh anak speech delay. Sekali lagi, memang tidak mudah bukan berarti tidak bisa.

Bunda bisa mulai mengatasi gangguan bicara anak dengan terlebih dahulu konsultasi dengan dokter ahli dan melakukan terapi wicara.

Kalau terkendala masalah waktu karena kesibukan hingga belum sempat membawa anak ke dokter atau masalah biaya mengingat dana yang dibutuhkan untuk terapi wicara tidak murah maka Bunda bisa memilih untuk membantu dengan stimulasi sekaligus memberikan Generos.

Bunda tidak perlu khawatir karena Generos sudah secara resmi terdaftar di BPOM RI, TR 193 633 201 dan juga mendapatkan sertifikat halal dari MUI, LPPOM MUI 12130007021219.

Selain itu Generos tidak memiliki efek samping sama sekali karena terbuat dari bahan-bahan alami yang aman dikonsumsi anak-anak, bahkan oleh ibu hamil dan menyusii serta lansia sekalipun.

Namun Bunda tetap perlu hati-hati ya karena di luar sana telah beredar Generos palsu. Untuk mengetahui Generos asli dapat dilihat dari kemasannya. Dimana Generos asli berada dalam kemasan premium dan tersegel dengan sticker hologram.

Sekian. Semoga Jurnal Bunda yang saya bagikan kali ini bermanfaat.

Salam,

Tentang Penulis

Halo, selamat datang di blog jurnal bunda. Tempat bunda berbagi cerita.

20 Comments

  1. […] Tidak masalah. Kemampuan bicara anak usia 18-24 bulan memang masih terbatas dan itu normal. Pengalaman saya sendiri, memulai toilet training si sulung di usia 2 tahun lebih dengan kondisi speech delay.  […]

  2. Anakku yang ketiga juga sempat speech delay. Tapi untunglah setelah sekolah dan bertemu banyak teman sebaya jadi lebih lancar ngomongnya dan berangdur normal..

  3. semangat kak, makasih sharingnya. jadi sadar harus aware sama hal kayak gini juga nih dari sekarang

  4. Zhaf ini seumruan Faiz kan ya? waktu umur 1tahunan Faiz dulu sudah mulai cerewet. tapi eehh makin hari jadi pelit ngomong, kalaupun ngomong kayak bahasa planet, bahasa burung-burung yang sering tidak dimengerti.
    sebagai orang tua, cemas juga meski kakak Fawwaz nya juga dulu agak lama ngomongnya sih, ini terus diajak ngobrol tapi ya gitu deeeh, hmm, jadi tertarik dengan ikhtiar Generos ini deh, siapa tahu dengan mencobanya juga dia bisa ada kemajuan seperti Zhaf juga.

  5. MasyaAllah, semoga lancar ya Kak membersamai putranya, agar berkembang lebih baik. Btw ikan zidat itu nama lainnya ikan apa, Kak?

  6. noted nih sudah berbagi pengalaman. teman aku tuh anaknya ada yang Speech Delay dan masalahnya karena gadget. 2 tahun waktu itu manggil ortunya “eh” gitu aja. meskipun ada yang bilang gpp, tapi emaknya khawatir. waktu itu belum kenal Generos, jadi ya terapi ke RS. Anaknya juga aktif, tapi yaitu Speech Delay karena kebanyakan nonton YouTube.

  7. Zhaf gemess sekali siiihh senyumannya, tentang speech delay saya jadi ingat dengan anak tetangga saya, wah sepertinya saya harus rekomendassiin produk ini deh.

  8. Kehadiran Generos membantu banget ya mbak
    Apakah untuk menggunakan vitamin ini setelah si anak terlihat gejalan speech delay atau sebelumnya misalkan umur setahunan udah boleh dikasih ya?

  9. Masya Allah, luar biasa pengalaman mengasuh Zhaf yang speech delay. Apalagi kalau mesti ketemu tetangga atau bukibuk lain yang hobi banget membanding-bandingkan dan membanggakan anak sendiri setinggi langit. Insya Allah Zhaf akan segera lancar bicara dan bisa cerita macem-macem sama bundanya.

  10. Bener banget nih, tumbang anak itu nggak bisa disamaratakan meskipun di usia yg sama. Alhamdulillah ikut senang ada perubahanan perkembangan si putranya mbak

  11. Fenni Bungsu says:

    Semangat terus dede Zhaf, apalagi banyak dukungan biar terus tumbuh dan berkembang aktif. Sehat selalu ya dan rutin konsumsi Generos

  12. Untuk menghadapi anak speech delay, kita sebagai orang tua harus sabar, cari solusi dan sering-sering komunokasi ya sama anak. Kalau perlu minum Generos, ya. Mengandung bahan-bahan alami dan menyehatkan. Selain itu, untuk membedakan mana asli mana palsu cukup mudah.

  13. Speech delay bisa dihadapi dengan rajin menstimulasi anak ya mbak
    Selain itu juga perlu didukung oleh vitamin seperti Generos ini

  14. AKu pun pernah mengalaminya, kak.. Di anak kedua.
    Jadi terasa sekali rasanya kalau orang lain membandingkan antara anak pertama dan kedua yang jaraknya gak jauh. Dari yang awalnya sedih, sampai semakin kuat dengan kata-kata oranglain yang membandingkan tersebut. Selain stimulasi yang tepat juga butuh banget nutrisi yang tepat untuk otak anak.
    Generos bantu dengan kebaikan kandungan utamanya yakni ikan zidat, pegagan, madu hutan, mengkudu dan temulawak.

  15. dengan vitamin otak yang bagus tentu membuat orang tua jadi merasa aman dan tenang dalam membimbing anak terutama yang mengalami speech delay. Semoga segera lancar dan bisa berbincang dengan baik karena suplemen dan nutrisi tercukupi

  16. Masya Allah tabarakallah bunda hebat, tak kenal lelah mendampingi anak dengan sabar. Saya salut dengan orang tua yg diberi cobaan anak speachdelay atau anak ABK atau autis dkk.

    Alhamdulillah ya bun ikut seneng melalui ikhtiat konsumsi generos Zhaf mulai bisa lancar berbicara.

  17. Bahagia banget ya kalo anak speech delay, trus bisa keluar dari masalahnya. Apalagi ada suplemen yang bisa membantu meningkatkan kecerdasan otaknya begini.

  18. Masalah anak lambat berbicara, sesuai pengalaman krucil saya, sebenarnya hanya proses waktu saja. Hanya kadang yang membuat kita semakin gelisah, itu ucapan para tetangga ya, Mbak. Apalagi suka membanding-bandingkan anak lain.
    Namun memang harus ikhtiar. Termasuk terus mengajak anak berkomunikasi.

  19. Bungsu saya juga dulu speech delay, Mbak. Di sekolah jadinya dibully terus. Belum calistung juga jadi telat. Semangat, Mbak.

  20. YSalma says:

    Semoga dengan bantuan Bunda yang mengajak Zhaf mempernyak kosa kata dan memperjelas arikulasi bicaranya, serta asupan Generos mempertajam kemampuan berpikirnya. Semangat ya Zhaf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *